Bagaimana UPER Siapkan Lulusan Siap Kerja di Perusahaan Multinasional?
Industri energi global terus bertransformasi, dengan proyeksi peningkatan signifikan pada porsi energi terbarukan hingga 2050 dan potensi lapangan kerja mencapai 42 juta secara global. Kondisi ini menuntut lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap teknologi dan lingkungan kerja internasional.
Universitas Pertamina menjawab kebutuhan ini melalui pendekatan pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata industri. Hal ini terbukti dari kisah Ramadhini Putri Jofansa, alumni Teknik Mesin UPER yang kini bekerja sebagai Associate Technical Professional di divisi Testing and Subsea Halliburton sejak 2024, berkolaborasi langsung dengan profesional dari berbagai negara.
Dhini menyebut sejumlah bekal penting yang membantunya menembus perusahaan multinasional: kemampuan berbahasa asing, growth mindset di tengah perubahan industri, serta profesionalisme yang dibangun sejak masa kuliah lewat proyek, presentasi, kerja kelompok, dan pengalaman magang sebagai Mechanical Engineer di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) selama dua tahun.
Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, M.Si., menegaskan bahwa kebutuhan talenta terampil di industri energi perlu dijawab melalui proses pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik nyata. Menurutnya, kampus membekali mahasiswa dengan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri energi, pembelajaran berbasis proyek, serta program magang di ekosistem industri energi yang terintegrasi melalui Career Development Center (CDC) UPER.
Melalui berbagai pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya memperkuat kompetensi teknis, tetapi juga mengasah kemampuan memecahkan masalah, bekerja dalam tim, dan beradaptasi dengan lingkungan profesional. Pendekatan ini dirancang agar lulusan Universitas Pertamina menjadi talenta adaptif dan profesional yang siap berkontribusi, baik di perusahaan nasional maupun multinasional.
Dukungan sistematis semacam ini — mulai dari kurikulum, proyek berbasis industri, hingga program magang terintegrasi — menjadi pembeda penting yang mempersiapkan mahasiswa jauh sebelum mereka lulus dan memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
Kisah sukses alumni seperti Dhini menjadi bukti nyata bahwa sistem pendidikan yang menghubungkan teori dan praktik mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di panggung global.
Tertarik mendapatkan bekal serupa untuk membangun karier di perusahaan multinasional? Yuk, segera cek Pendaftaran Universitas Pertamina dan mulai langkah pertamamu menuju karier global.
